Izza009 08.07

Pada hari sabtu tanggal 10 desember 2016 sekitar pukul 15.40 wib telah dilakukan penangkapan kepada 3 (tiga) orang sbb :

1. Llk. Nur Solihin
2. Llk. Agus Supriyadi
3. Pr. Dian Yulia Novi

Kronologis penangkapan sbb :

1. Dilakukan pembuntutan oleh anggota Densus 88 AT dari Solo ke jakarta terhadap kendaraan ALYA B
yg ditumpangi oleh Llk Nur Solihin

2. Setibanya di Jakarta kendaraan yg ditumpangi Llk Nur Solihin dan ... menjemput Pr. Dian Yulia Novi di daerah Pondok Kopi yang membawa sebuah kardus

3. Selanjutnya Pr. Dian Yulia Novi diantar ke kantor pos sekitar daerah Bintara utk mengirim kardus yg dibawa Pr. Dian Yuli Novi utk dikirim.

4. Kemudian paket tersebut diambil dan dibuka oleh anggota densus yang isinya ditemukan barang2 berupa pakaian dan SURAT WASIAT dari Pr. Dian Yuli Novi kepada kedua orangtuanya. Adapun isi surat wasiat tersebut menyatakan kesiapan Pr. Dian Yuli Novi utk melakukan amaliyah.


5. Kemudian dari kantor pos Llk Nur Solihin, Llk Agus Supriyadi dan Pr. Dian Yuli Novi menuju ke kos2an di Jl. Bintara Jaya VIII Bekasi. Di kos2an tersebut Pr. Dian Yuli Novi turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam, masuk ke kamar 104. Lalu Llk Nur Solihin dan Llk Agus Supriyadi pergi meninggalkan rumah kos tersebut. Dan dilakukan pembuntutan terhadap mobil yg mereka tumpangi.

6. Sekitar pukul 15.40 dilakukan penangkapan terhadap Llk Nur Solihin dan Llk Agus Supriyadi di bawah flyover Kalimalang

7. Sekitar pukul 15.50 dilakukan penangkapan terhadap Pr. Dian Yuli Novi di kos2an Jl. Bintara Jaya VIII dan ditemukan bom jadi di dalam kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

8. Rencananya bom tersebut akan diledakkan di istana negara pada saat serah terima jaga paspampres

Saat ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Izza009 05.25


Bismillah,
Assalamu’alaikum,

Brother Kamarudin Abdullah adalah seorang mualaf yang merupakan murid dari beberapa pakar perbandingan agama. Beliau mendalami keilmuan dari Syaikh Ahmed Deedat dan dilatih intensif secara langsung oleh Dr Zakir Naik.

Kehadiran beliau di Indonesia merupakan suatu kesempatan baik untuk memanfaatkan keilmuan dan pengamalan beliau di bidang perbandingan agama untuk dakwah kepada non muslim di Indonesia.

Terlebih Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur di kepung oleh puluhan gereja ilegal.

Untuk itu Mualaf Center Darussalam mengadakan acara dialog “Perbandingan Agama” dimana beliau dan Insan

Mokoginta menjadi pembicaranya.

Dalam acara ini kami mengundang juga kawan - kawan non muslim untuk hadir di acara ini.

In syaa Allah pada:
hari Minggu 25 Desember 2016
Mulai jam 09.00 wib
di Masjid Darussalam Kota Wisata

Panitia International Talk (non muslim welcome)
Mualaf Center Darussalam

Informasi lebih lanjut hubungi sekretariat kami di 021 84932440
HP/WA: 0813 2323 2440 / 0859 5953 2440

atau hubungi Panitia:

Hanny Kristianto WA 0852.100.000.66
Chandra Yulistia WA 0812.945.21.28
Shilvia Nanda Putri WA 0823.238.67890
Fitriya Zuhda WA 0812.875.33.606
Priyo Sapto Nugroho WA 0878.8531.6345
Deden Masykur Farid WA 0812.307.4032
Nur Hasan WA 0853.1923.3575
Setiadi Teddy Nugraha WA 0813.8119.9098
Ardy Widiantorroo WA 0815.7405.6421

Mohon doa dan dukungannya untuk acara ini..

Untuk Donasi karena Allah, silakan ke

Bank CIMB Niaga
No Rekening: 86.000.432.6000
Atasnama Yayasan Mualaf Center Darussalam Kota Wisata

Jazakumullah khair, semoga Allah membalas kebaikan antum semua dengan kebaikan berlipat dunia akhirat. Amin

Mohon sebarkan dan ajak kawan - kawan non muslim hadir di acara ini..

Izza009 22.37
Jakarta – Aksi Damai Bela Islam III berjalan lancar, dengan diikuti jutaan peserta. Momentum itu dijadikan untuk menetapkan hari persaudaraan umat Islam.
Jutaan umat Islam memadati silang Monas dan meluber ke beberapa kawasan sekitarnya. Dimulai sekira pukul 08.00, aksi dilanjut hingga Shalat Jum’at usai.
Sebelum peserta bubar Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Habib Rizieq Syihab sempat mengeluarkan pernyataan.
“Hari ini tanggal 2 Desember bertepatan dengan tanggal 4 Rabiul Awwal ditetapkan sebagai hari persaudaraan umat Islam,” kata Habib Rizieq yang disambut pekik takbir peserta Aksi Damai Bela Islam III.
Perlu diketahui, diperkirakan peserta Aksi Damai Bela Islam III yang dirangkai dengan Shalat Jum’at mencapai dua jutaan orang. Tak hanya dari Jakarta dan kota-kota di Jawa, peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam aksi itu, umat Islam dari berbagai latar belakang organisasi melebur jadi satu.

source

Izza009 05.33

Jakarta – Tak ada yang bisa menghentikan tekad H Ahmad Djuwaini untuk mengikuti Aksi Bela Islam III Jumat 2 Desember di Lapangan Monumen Nasional (Monas). Bersama anak dan menantunya, sambil duduk di atas kursi roda, ia terus memekikan takbir agar hukum penista agama ditegakkan. “Saya baru-baru ini, kurang dari seminggu ini, dirawat empat hari sampai masuk ICU. Tapi panggilan jihad ini membuat saya datang walau harus naik kursi roda,” kata H Ahmad Djuwaeni yang kini berusia 82 tahun kepasa Islamic News Agency (INA), Jumat, 02 Desember 2016.
Penyakit jantung yang menggerogotinya empat tahun terakhir tak menyurutkan langkahnya untuk ikut langsung membela Al-Quran ketika dinista.
“Ini adalah panggilan jiwa, saya terharu melihat bagaimana umat Islam bersatu sebanyak ini,” katanya kepada jaringan berita yang diinisiasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ini sambil menangis.
Firmansyah, menantu Ahmad Djuwaeni yang terus mendorong kursi roda H Ahmad menegaskan bahwa ayah mertuanya sangat semangat dan mengajak anak-anaknya untuk aksi.
“Sampai beliau sendiri yang meminta kami, padahal secara logika beliau baru saja keluar dari rumah sakit, kami sempat khawatir, tapi tekad beliau begitu kuat,” ungkap menantunya.
H. Ahmad Djuwaeni berpesan kepada umat agar terus menyuarakan keadilan.
“Dalam kondisi seperti ini, harapan saya tetap keadilan ditegakkan, ini panggilan jiwa kita semua, momen kebersamaan yang harus terus di jaga,” pungkasnya.[]

source

Izza009 04.04
Tersebar BC diberbagai media social yang menyatakan bahwa peserta aksi super damai yang diselenggarakan pada tanggal 2 desember tadi melampaui jumlah perkiraan GNPF-MUI. Dalam BC tersebut dikabarkan jumlah peserta tembus sampai 7 juta peserta.

berikut isi dari BC tersebut:
MasyaAllah....!😮😮
Tak jadi pun 5 juta..

7 juta lebih ternyata 💖💖u

AMAZING

* yang kemaren mau ketawa aja katanya , karena gak mungkin
*awas keselek cin..*

*Sebarluaskan* 👇🏻
JUMLAH PESERTA AKSI DAMAI 212 :  7,434,757
UPDATE PADA: 12/2/16 1:02 AM
(MOHON: Cek, Klarifikasi, Tambahin, kurangin dengan data yang lebih akurat) 
sumber: berbagai media

 120  Aceh (2 Bus)
 100  Aceh tamiang  (Kapal Laut)
 4,000  Aceh lainnya (Kapal Laut)
 6,000,000  Adzikra
 6,300  Agam & Bukittinggi (bus)
 660  Arek Lacor Pamekasan
 2,500  Balikpapan (10 pesawat)
 ??  Bandung (Konvoi motor)
 200  BANDUNG (Masjid Salman) (bUS)
 1,000  Banten (Jalan Kaki)
 1,200  Batam
 6,000  Bekasi (100 bus)
 1,500  Bekasi (KRL)
 2,000  Bekasi (Muhammadiyah)
 30,000  Bogor Raya (Jalan Kaki ikuti ciamis)
 1,305  Bukit Tinggi (??)
 100,000  Ciamis - tasik (Jalan kaki + Catatan Polisi)
 10,000  Ciamis (Bus)
 40  Cianjur - Persis (Jalan Kaki)
 120  Deli Serdang (2 bus)
 35,000  Depok Raya (gabung dg ciamis)
 1,500  Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) (25 Bus)
 5,000  Jakarta Forum Syuhada Indonesia --
 4,708  Jateng (Bus dll) (Laporan Kapolda Jateng)
 ??  Jatim (Konvoi Motor)
 60  Karawang (1 bus-Kusus FPI)
 250  Kebumen (Bus+Kendaraan Pribadi)
 1,000  Lampung (??)
 24  Laskar Singa Aceh dari kabupaten Bireun (3 avanza)
 90  Lombok (Pesawat)
 600  Makassar, Palembang, Palu dan Medan,
 18,000  Malang (300 Bus)
 25,000  Malangbong - Garut (jalan kaki gabung dg Ciamis)
 6,300  Minang
 5,000  Padang (berangkat sendiri)
 8,800  Padang (dikoordinir GNPF-MUI) (Bus)
 840  Pantura Pamerkasan
 400  Payakumbuh (2 pesawat)
 700  Pontianak (Pesawat)
 300  Riau (5 Bus)
 50  Riau (Pasukan Khusus FPI)
 5,000  Riau (Muhammadiyah)
 ??  Samarinda & Palu
 120  Sampang
 250  Semarang palu kuisFUIS) (Kereta Api)
 180  Sidoarjo (Konvoi, Mob Pribadi dll)
 2,640  Solo (44 Bus)
 3,000  Sukabumi Kabupaten (??)
 18,000  Sumbar (300 bus)
 10,000  Sumsel (??)
 15,000  Surabaya  (Bus)
 300  Surabaya  Masjid Al Akbar (5 Bus)
 2,000  Tangerang Selatan
 2,400  Tasik Malaya (40 Bus)
 1,900  Yogyakarta (Bus)
 500  Yogyakarta (Pesawat)

 ORMAS / OR dll 
 420  Yogyakarta Muhammadiyah (7 Bus)
 1,000,000  MUHAMMADIYAH (berbagai daerah lainnya)
 10,000  HMI
 4,000  BEM (200 org)
 15,000  GPII se Indonesia
 1,000  Persatuan Islam (Persis)
 50,000  Buruh

 RELAWAN KESEHATAN 
 30   Bandung

 RELAWAN KEBERSIHAN 
 2,000   Santri Persis
 ??  Gerakan Ibu Negeri (GIN)
 10,000  BANDUNG DT (Daarut Taauhid) (bUS)

 PESERTA LUAR NEGERI & NON MUSLIM 
 300  Selangor Kuala Lumpur (Pesawat)
 50  Tionghoa Non Muslim

 7,434,757   JUMLAH SEMENTARA melampaui dari
 3,000,000   ESTIMASI WAKET GNPF-MUI
 200,000   ESTIMASI polisi

 Keajaiban 
 1. Bayangan Tugu Monas mengarah tepat ke arah kiblat 
 2. Makanan Melimpah ruah 
 3. Pemprof memberi support akomodasi 
 4. Fasilitas nyaman bagi perserta Non-Muslim 
 5. Pejalan Kaki dari ciamis melihat awan berlafadz Allah 
 6. dari Masjid AT Tin Awan putih bertuliskan lafadz Allah dan di sambut guratan cahaya pelangi di sore hari 
 7. Insha Allah cuaca seperti Lailatul Qodar 
 8. Komnasham buka posko pengaduan 
 9. Forum Komunikasi BEM Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia MENOLAK rencana aksi 212 
 10. segala cara pengecut dilakukan untuk menghalangi datangnya umat Islam 

 Pengawalan  
 Polisi 27.000 Personel 
 Polisi Asmaul Husna 499 Personel 
 Klaim Pengamanan Banser 5000 anggota 
 Marinir tidak sebut jumlah 

 Catatan: 
 Jika diberitakan ribuan, diangkakan 1.000 
 Estimasi 1 bus 60 penumpang

Semoga Allah melindungi, dan semoga data ini dapat membantu.

Allahu A'lam

Izza009 03.52
Tukang Ketoprak gratiskan dagangannya



Kondisi gerimis itu tak menyurutkan langkah para mujahid. Mereka tetap duduk tenang di sajadahnya. Tak ada tanda-tanda mau meninggalkan tempat. Mereka tetap khusyuk mendengarkan khotbah Habib Rizieq Syihab. Terlihat beberapa jamaah menggunakan payung ataupun jas hujan. Tetapi mayoritas mereka tak mengenakan payung ataupun jas hujan.
Guyuran rintik hujan itu seakan ikut membasahi jiwa mereka yang merindukan kebenaran. Seakan ingin meluruhkan seluruh kesombongan diri. Guyuran kesegaran yang membasahi jiwa-jiwa mujahid sejati.

Seller Sari Roti gratiska dagangannya
Di antara para jamaah itu terlihat seorang penjual minuman instan hangat. Aroma kopi dan teh yang nikmat begitu menggoda. Aroma yang paling dirindukan di tengah rintik hujan. Beberapa jamaah pun terlihat ingin mencari sedikit kehangatan dengan segelas kopi. Tapi ternyata penjual tersebut menggratiskan seluruh dagangannya! Masya Allah….

Begitu banyak kisah indah yang terjalin dalam aksi 212. Kisah keikhlasan yang begitu menyentuh jiwa. Tentang seorang penjual bakso yang menggratiskan dagangannya, tentang penjual roti yang menyedekahkan dagangannya, atau tentang penjual minuman hangat yang menggratiskan dagangannya.

Mereka semua melakukan itu dengan penuh keikhlasan, tak mengharap imbalan dati siapapun juga. Mereka hanya ingin berkhidmat bagi ummat. Ingin memuliakan para pejuang agama.

Sungguh ukhuwah itu begitu indah. Enggan rasanya melepaskan hari2 yang penuh dengan ukhuwah ini.

Diberdayakan oleh Blogger.